Trik Menulis Keluhan di Surat Pembaca

Ketika saudaraku mengeluh atas pelayanan manajemen sebuah developer dan ingin memasukkannya di koran, saya jadi inget peristiwa hampir 3 tahun yang lalu ketika menulis ke Surat Pembaca Kompas dan dimuat tanggal 18 September 2008, mengenai keluhan layanan BlackBerry Indosat.

Surat Pembaca (SP) di media (apalagi Kompas, yang merupakan koran dengan tiras tertinggi di Indonesia) memang sangat ampuh sebagai tempat untuk curhat ketika semua pintu pengaduan sudah tersumbat.

Ingat kasus SP Kompas mengenai patwal iring-iringan SBY yang arogan? Kasus itu bermula ketika seorang warga Cibubur, Bpk Hendra NS mengeluh di Kompas tanggal 16 juli 2010 dengan judul ‘Trauma oleh Patwal Presiden’. Isinya mengenai perlakuan patwal presiden yang arogan dan betapa banyak warga yang terganggu oleh iring-iringan SBY ketika berangkat dari Cikeas menuju Istana Merdeka, yang membuat banyak pengguna jalan terganggu karena tertahan, dan terakhir, closing statement dari pembaca tersebut sangat menggugah, meminta agar SBY pindah ke Istana Negara sebagai kediaman resmi Presiden, daripada ‘mengganggu’ kelancaran kebanyakan warga ketika iring-iringan presiden lewat.

Tidak menunggu lama, dalam hitungan jam reaksipun bermunculan. Patwal yang bersikap arogan diselidiki, iring-iringan patwal dievaluasi, Presiden SBY memerintahkan pemangkasan jumlah iring-iringan, dan bermunculan wacana agar presiden menggunakan helikopter ketika berangkat kerja ke Istana. Yang jelas, SBY pasti akan lebih rikuh, karena seharusnya Presiden tinggal di Istana sehingga pemerintahan lebih efektif.

Itulah kekuatan media!

Kembali ke keluhan yang pernah saya alamatkan ke SP Kompas 18 September 2008 mengenai Layanan BlackBerry Indosat. Kompas sebagai media dengan magnitude yang besar tidak mudah memasukkan suatu keluhan di SP-nya. Ada ratusan surat dan email  yang terkirim ke SP Kompas setiap harinya, dan pasti hanya sedikit yang terpilih. Inilah tip dan trik agar dapat diterbitkan dikoran:

  1. Masalah harus teridentifikasi dengan jelas. Ada tanggal dan peristiwa, juga nama dan tempat dari orang yang mungkin akan kita keluhkan. Sampaikan secara kronologis. Hal itu untuk menghindari fitnah dan keotentikan dari suatu keluhan.
  2. Jangan bertele-tele, straight to the point, sampaikan dengan kalimat yang menggugah tapi tidak sentimentil.
  3. Lengkapi dengan data diri yang jelas dan data pendukung lainnya. Apabila komplain mengenai BlackBerry seperti yang saya lakukan, maka tanpa dimintapun saya menyertakan billing terakhir abonemen BB saya.
  4. Kirim lewat email dan pos!
  5. (Dan ini yang paling penting, seperti yang saya dapat bocoran dari orang Kompas sendiri, hehehe) Dimonitor! Kompas adalah media dengan teknologi infomasi yang sudah bagus. Sehari setelah email dikirim dan surat diposkan, telponlah redaksinya, tanyakan apakah surat yang kita kirimkan sudah diterima.
  6. Telponlah lagi pada keesokan harinya, belagak pilon, menanyakan ‘kok belum terbit?’, sampaikan juga bahwa secara paralel kita sudah berusaha menghubungi langsung ke perusahaan yang kita komplain, tapi hasilnya nihil.
  7. Apabila masih belum, selang berapa hari kemudian, hubungi lagi ke redaksinya, dan sampaikan bahwa benar-benar mengharapkan bantuan dari media untuk diterbitkan, karena ternyata (yang ini bumbu-bumbunya ya, hehehe) banyak korban lain yang bermunculan. Hal ini akan membawa redaksi dari personal interest ke public interest, sehingga lebih tergugah.
  8. Insya Allah, apabila memang topik yang anda sampaikan bagus, dan dengan dimonitor seperti itu, akan dimuat di Kompas. Pengalaman saya butuh seminggu dan 4 kali telepon sejak email ke SP dilayangkan.
  9. Sebenarnya ada trik yang paling jitu, kalo bisa kenal dengan orang dalam Kompas-nya, apalagi jika kenal dengan Jacob Oetama, pasti deh langsung dimuat, hahaha…

sumber : https://ahmadramadlan.wordpress.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *