Media Sosial dan Kebiasaan Penggunanya

 

Dari beberapa di Google, terdapat banyak artikel, berita, infografik dan data yang mejelaskan mengenai Indonesia sebagai ‘Social Media Capital of The World’ (Pusat Sosial Media di Dunia).

Ada beberapa data yang bisa ditemukan mengenai fakta-fakta sosial media di Indonesia. Jika fakta-fakta yang menyebutkan Jakarta merupakan kota yang menelurkan Tweet terbanyak setiap detiknya di dunia (sumber: Semiocast – Juli 2013) atau Indonesia sebagai populasi pengguna Facebook terbesar di Asia Tenggara dan ke-empat di dunia (sumber: Alexis Gravel – 2013) sudah terlalu biasa dan tidak mengejutkan lagi.

Dengan seiringnya waktu, manusia berusaha mengembangkan teknologi dan membuat berbagai aplikasi dengan berbagai kegunaan. Bergai sosial media baru bermunculan dengan tujuan kegunaannya masing-masing. Sebut saja Instagram, sosial media yang hanya fokus untuk berbagi foto, kini telah mengembangkan aplikasinya untuk pengguna dapat berbagi video singkat. Pinterest, sosial media berbentuk pin board dimana pengguna dapat berbagi artikel menarik, ataupun foto dengan keunggulan resolusi gambar lebih tajam. Bahkan aplikasi untuk mengedit gambar serta foto tak juga luput dari fitur ‘berbagi’, sebut saja Cymera, PicArt, dan berbagai aplikasi edit gambar dan foto lainnya.

Dengan besarnya jumlah smartphone yang terjual di Indonesia, semakin banyak pengguna yang memiliki akses untuk menggunakan sosial media tersebut. Tak heran bila berbagai jenis sosial media bermunculan dan semakin menjamur belakangan ini. Satu contoh nyata dan mudah. Lihat kembali ke isi smartphone kita. Ada berapa banyak aplikasi sosial media yang ada disana? Facebook, Twitter, Instagram, Path, Pinterest, LinkedIn, dan lain sebagainya. Paling tidak lebih dari satu sosial media ada dalam genggaman kita setiap harinya. Maka tidak heran betapa cepatnya suatu informasi dapat beredar. Bahkan meskipun itu bukan berita dari seorang artis yang berseteru di sosial media hingga berujung ke meja hijau ataupun politikus yang ramai dibicarakan di dunia maya karena mencalonkan diri sebagai orang nomor satu negeri ini namun tersandung skandal dengan asisten pribadinya. Sebut saja contoh yang maish ramai dibicarakan baru-baru ini mengenai seseorang yang memposting kekesalan dirinya karena permasalahan tempat duduk dengan seorang ibu hamil di dalam kereta commuter yang baru-baru ini terjadi di Jakarta. Betapa cepatnya berita ini menyebar lintas sosial media, bahkan sudah tersebar pula plesetan dari postingan kontroversial tersebut dan dalam hitungan jam, media telah memuat berita ini. Dari fakta-fakta yang sudah disebutkan, meskipun Indonesia tercatat sebagai negara dengan kecepatan internet pada desktop terlambat di dunia ataupun peringkat ke-9 terlambat dalam kecepatan internet mobile (sumber: Google – 2012, Bloomberg -2012) tidak mengahalangi Indonesia sebagai salah satu pengguna sosial media terbesar di dunia.
sosial media 2
Pada kenyataannya, paling tidak ada rumor menyebutkan bahwa Facebook akan segera membuka kantor cabangnya di Indonesia (sumber: Jakarta Post – March 2014)1. Namun pertanyaannya, sampai kapankah Facebook akan bertahan dalam pasar di Indonesia yang notabene pengguna sosial medianya selalu beralih dan mencoba sosial media lain disaat banyaknya sosial media baru bermunculan saat ini. Benarkah euphoria sosial media sudah berakhir dan sosial media akan menjadi suatu kebutuhan dasar.

Sumber :

1. Facebook Opens Office in Jakarta http://www.thejakartapost.com/news/2014/03/20/facebook-opens-office-jakarta.html

2. Picture Source – Asia Pacific Digital Overview 2014 http://www.slideshare.net/NanLieopairoj/asia-pacific-digital-overview-2014

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *