Iklan Layanan Masyarakat

Iklan Layanan Masyarakat – Ayo Peduli Listrik!

Awasi & periksa instalasi listrik  rumah Anda!

PLN sedang berbenah dan gencar melakukan pemeriksaaan terhadap instalasi listrik (KWh meter) di setiap rumah konsumen yang terindikasi dalam Target Operasi (TO). Ayo cek/pastikan instalasi listrik rumah tidak bermasalah dan awasi proses/petugas P2TL yang melakukan pemeriksaaan.

Jangan sampai ada menjadi korban salah tangkap P2TL. Tidak bersalah tetapi dikenakan denda jutaan rupiah. Tidak mau bukan?

AYO PEDULI & AWASI LISTRIK!

  • Jangan menggunakan listrik yang BUKAN MILIK KITA
  • Cek dan pastikan semua segel ada, lengkap dan terpasang dengan baik
  • Minta pemeriksaan petugas PLN jika ada yang mencurigakan (tagihan kecil, dsb). JANGAN DIDIAMKAN!
  • Jika anda membeli rumah second (pembeli kedua dst), Cek dan minta pemeriksaan dahulu instalasi listrik rumah Anda
  • Jangan terima oknum layanan teknis / petugas PLN yang menawarkan jasa penghematan listrik, dsb
  • Jika petugas P2TL mendatangi rumah Anda, pastikan mereka didampingi PPNS/Saksi dan ada wakil dari Anda yang mengerti listrik. Jika tidak, disarankan untuk meminta petugas datang dilain hari.
  • Jangan menandatangi Berita Acara apapun jika Anda tidak yakin pada temuan hasil pemeriksaan. Karena ini menjadi senjata PLN dikemudian hari.
  • Jika Anda dinyatakan menyalahi aturan namun Anda merasa tidak bersalah, silahkan laporkan ke RT/RW, Developer Perumahan serta BPSK dan Ombudsman
Dapatkan info lengkap prosedur P2TL (berdasarkan SK 1486), alamat dan no kontak Lembaga Konsumen dan bagaimana cara menghadapi dan menyelesaikan masalah ini di JagoanInternet : www.jagoaninternet.com
INGAT! KWh meter ini milik PLN. Pastikan semua kondisinya OK, atau anda akan menjadi korban P2TL selanjutnya. Tanggung jawab kita juga untuk menjaganya.
Seperti kisah salah 1 konsumen kita di Taman Semanan Indah dengan PLN Area Cengkareng. Konsumen diberikan “hadiah denda” 30jt walaupun tidak berhak menerimanya.
Denda P2TL PLN 30 juta
Tanpa saksi maupun wakil masyarakat, pemeriksaan P2TL dilakukan dan mendapatkan temuan kabel nol yang tidak standard. Konsumen yang awam akan listrik tidak diberikan ruang pembelaan yang cukup dan didesak untuk segera membayar denda 30jt tersebut.

Nampak jelas proses pelaksanaan di samaratakan, orang tidak bersalah pun diperlakukan seperti orang bersalah..

Baca detilnya di www.jagoaninternet.com

Belajar dari contoh kasus diatas…..

Jangan gak mau repot dan menerima begitu saja hasil atau dakwaan dari P2TL atau PLN sekalipun. Pelajari apakah ada kesalahan dan lakukan pembelaan dengan cara yang benar. Ingat kasus-kasus terakhir yang terjadi dimana kerugian negara pencurian listrik perusahaan kertas 167 M serta trilyunan rupiah kasus Daeng Azis di Kalijodo, semuanya dilakukan oleh oknum-oknum PLN sendiriAyo menjadi konsumen yang kritis dan pintar, bukan saatnya lagi untuk kita takut dan gentar terhadap buruknya kualitas layanan perusahaan swasta / perusahaan negara yang merugikan hak kita sebagai konsumen!

Copyright © 2016 
Infoini bukan SPAM dan mohon maaf jika merasa keberatan/terganggu. Iklan Layanan Masyarakat ini murni sebagai edukasi bersama untuk seluruh masyarakat dan gerakan untuk sadar dan peduli listrik. Tidak ada maksud menyudutkan atau menjelekkan pihak manapun dalam hal ini.Iklan Layanan Masyarakat ini dipersembahkan oleh www.jagoaninternet.com