Dari Balai Kota ke Mabes dan Istana, Tren “Say It With Flower” yang Menular… 

Sejumlah karangan bunga yang ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat tertata di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4/2017). Karangan bunga tersebut berisi simpati warga kepada Ahok-Djarot terutama pascapilkada DKI 2017.(KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Beberapa hari ini, pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membuktikan itu dengan menyampaikan isi hati mereka menggunakan bunga.

Bukan aksi demo atau protes teatrikal lainnya, pesan-pesan bernada serius hingga nyeleneh mereka kirim melalui karangan bunga. Jumlahkarangan bunga semakin hari semakin banyak, bahkan sudah mencapai ribuan.

Awalnya, karangan bunga itu membawa pesan ucapan terima kasih kepada Ahok dan Djarot yang telah memimpin Jakarta.

Thank you for everything. You are the best governor we ever had. Dari Cupuers yang gagal move on,” bunyi tulisan di salah satu karangan bunga.

Baca: Selasa Pagi, karangan bunga AhokDjarot di Balai Kota Capai 5.016

Saat May Day, Senin (1/5/2017), karangan bunga di Balai Kota menjadi “korban” kemarahan para buruh yang berdemo di sana. Karangan- karangan bunga tersebut dibakar dan menimbulkan kesedihan di hati para pendukung AhokDjarot.

Mereka tidak tinggal diam. Malam harinya, mereka berbondong-bondong ke lokasi pembakaran sambil menyalakan lilin.

Keesokan harinya, Selasa (2/5/2017), kesedihan itu kembali diungkapkan melalui karangan bunga. Beberapa bunga bertuliskan “Bunga bertanya: Apa salahku sampai aku kau bakar?“, “Terima kasih kepada pembakar bunga… karena doa2 kita lebih cepat naiknya“, hingga “Membakar bunga tidak bisa melenyapkan cinta kami kepada Pak Ahok & Pak Djarot.

Kiriman karangan bunga kembali masif. Kemarin, Rabu (3/5/2017), terdapat pesan lain yang disampaikan oleh pendukung AhokDjarot.

Kali ini mereka juga meminta agar Ahok divonis bebas dalam kasus dugaan penodaan agama. Beberapa karangan bunga itu bertuliskan, “Mohon Bebaskan Ahok Pak Hakim. Dari Rakyat Indonesia Cinta Damai“, “Bebaskan Ahok. Tidak Terbukti Penista Agama. Mari Kita Hidup Dalam Damai“, “Vonis Bebas Ahok Demi Rasa Keadilan“, hingga tulisan “Bunga Berseru. Nurani Hati Pak Hakim Tolong Bebaskan Ahok yang Tak Bersalah.”

sumber : http://megapolitan.kompas.com

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *