Berjuang demi kebenaran!


Lelah juga ya dalam memperjuangkan kebenaran! Makan waktu, makan tenaga dan menguras pikiran serta perasaan tentunya untuk menemukan dimana kebenaran berada.

Apalagi untuk kasus saya kali ini, kami harus berjuang sendiri menghadapi Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang sangat besar dan kuat. Waktu kerja saya di kantor maupun di rumah banyak tersita, tenaga terkuras untuk mondar-mandir ke PLN Area Cengkareng serta ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) untuk diskusi dan mengikuti sidang. Apalagi semua hal ini menjadi beban pikiran dan perasaan buat saya dan juga keluarga besar saya.

Mulai dari hasil pemeriksaan petugas OPAL P2TL datang kerumah kami dan memberikan denda sanksi 30jt atas temuan yang mereka temukan, mulai dari tidak adanya dukungan atau bantuan dari pihak developer perumahan ataupun rekan-rekan lainnya sampai tidak adanya ruang pembelaan bagi kami yang diberikan PLN. Kami sadar bahwa kasus ini cukup berat karena melibatkan perusahaan negara yang menjadi penguasa tunggal listrik di negara kita.

Setidaknya saya ingin buktikan bahwa kami benar dan tidak melakukan apa yang didakwakan kepada kami. Kami ingin buktikan bahwa kami bukan orang yang “apes” atau “sial” seperti yang selalu dikatakan oleh petugas PLN Area Cengkareng, dimana pemilik rumah kedua bisa aja “apes” kalau pemilik rumah sebelumnya telah “merusak atau mengakali ” instalasi listrik di rumah. Tentu saja bukan hal yang mudah bukan? Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan!

Saya yakin, apapun nanti..Tuhan beserta kita dan kebenaran akan terungkap, gak bisa ditutup tutupi. Siapapun yang bersalah dalam hal ini, akan menerima ganjaran dan balasan yang setimpal atas semua hal yang telah kami alami.

Terima kasih juga untuk semua pihak pembela kebenaran dan yang secara pribadi bersedia membantu dan memberikan waktu, tenaga dan sarannya untuk kami.

 

Salam Sukses!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *