Jokowi Pemimpin Hebat untuk Indonesia Hebat

 

jokowi-presiden-jagoaninternetPakdhe Jokowi panggilannya. Namanya harum plus juga membumi. Membumi karena dia juga bagian dari rakyat Indonesia.. Membumi karena tindakan dan perbuatannya dilakukan berdasarkan hati nuraninya untuk rakyat. Baru kali ini rasanya saya hidup di bumi Indonesia  yang sudah merdeka dan memiliki pemimpin yang pintar dan cakap dalam mengisi kemerdekaan. Pembangunan yang dilakukan gak hanya yang nampak di mata. Membangun mental dan watak Bangsa pun dilakukannya. Revolusi birokrasi, memberantas preman dalam pemerintahan, membasmi korupsi dan pungli gencar dilakukannya walau kadang tidak popular.

Pernah Pakdhe Jokowi bertemu dan berbincang dengan Gus Mus. Dalam diskusi tersebut, Gus Mus bertanya kenapa dia sangat berani dan mempertaruhkan dirinya  karena banyak keputusannya yang tidak popular. Apa katanya? “Saya tidak butuh popularitas…. Saya lakukan untuk rakyat dan bangsa Indonesia”. Buat saya, dia  adalah pahlawan bangsa ini saat ini. Pahlawan yang sebenarnya, sang pengisi kemerdekaan ibu pertiwi Indonesia. Bagaimana tidak? Ditengah para politikus yang haus akan kekuasaan, yang berlomba-lomba menjadi penguasaan dengan menghalalkan segala cara, korupsi yang terus merajalela, terorisme yang terus mengamcam dan menghantui rakyat kita, ada seseorang yang biasa saja yang mungkin “maaf” biasa dibilang “ndeso” namun dia berbuat hal-hal yang luar biasa buat banyak orang, buat rakyatnya yang ia cintai.

Masih ada ya putra bangsa ini yang perduli pada rakyatnya? Ternyata masih ada! Mungkin saat ini hanya ada 1 diantara sekian juta manusia Indonesia. Kepeduliannya bukan hanya di mulut belaka. Kepeduliannya dibuktikan lewat perbuatan, tindakan dan keputusan-keputusannya. Kepeduliannya bukan hanya sebatas janji, namun terbukti dalam setiap pembangunan yang sudah dilakukan dan sudah kita rasakan. Jalan trans papua, jalan tol trans sumatera, tol laut, membasmi pencuri-pencuri ikan di lautan nusantara, pembangunan bandar udara, kantor lintas perbatasan di ujung-ujung bumi Indonesia. Membangun kebanggaan dan harga diri Indonesia, menghubungkan rakyat dari Sabang sampai Merauke, menciptakan pemerataan kesejahteraan dan mengurangi jurang kemiskinan dan jurang kesenjangan social rakyat kita. Bukan main bukan? Perbuatan dan keberanian seperti itu jelas bukanlah lips service belaka. Karena janji tanpa tindakan dan perbuatan yang nyata jelas hanya omong kosong yang dibalut kata-kata manis belaka.

Pemimpin yang sesungguhnya, adalah pemimpin yang mengayomi dan menjadi contoh bagi rakyatnya. Pemimpin sejati adalah pemimpin yang menjadi wakil dari hati rakyat dalam artian yang sesungguhnya. Dia pasti mau berkorban untuk rakyat, berjuang dan bahkan “mati” untuk rakyat. Cintanya pada rakyatnya jauh lebih tinggi dari cintanya pada diri sendiri atau keluarganya. Inilah yang sudah lama ditunggu oleh bangsa Indonesia. Sejak jamannya merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, Ir. Soekarno dan Hatta adalah sosok patrot bangsa yang sangat dikenal akan jasa-jasanya.

jokowi-jk-jagoaninternet.comDari seorang Insinyur  (Ir.) Soekarno, kini lahirlah seorang Insinyur lainnya yaitu Ir. Joko Widodo. Seorang Insinyur tentulah lahir untuk membangun. Membangun bangsa dan membangun jiwa raga rakyatnya. Dulu pondasi bangsa sudah dibuat oleh Ir. Soekarno. Kini tiba saatnya membangun Indonesia lebih tinggi lagi, agar dapat dilihat oleh seluruh dunia dan berdiri sejajar bahkan bisa lebih tinggi dari negara lain. Menjadi “macan Asia” dan menjadi negara yang disegani dunia. Menjadi harum dan namanya banyak disebut banyak orang. Era atau masa kemerdekaan sudah berlalu, kini tiba saatnya era atau masa kejayaan dan keemasan Bangsa Indonesia. Kemerdekan tahun 1945 yang direbut dengan segala macam penderitaan darah dan daging, sudah seharusnya melahirkan Bangsa Indonesia yang hebat yang mampu mencapai cita-citanya yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Kini setelah kemerdekaan, setelah Orde Baru berkuasa puluhan tahun dengan kekuatan militernya, reformasi bergulir dengan kebebasan bersuara dan berpendapat, maka tibalah saatnya dimana rakyat Indonesia sudah semakin dewasa dan semakin “melek” akan dunia hitamnya politik. Rakyat semakin mengerti siapa kawan dan siapa lawan. Siapa yang baik dan siapa yang pura-pura baik. Siapa yang punya hati dan siapa yang hanya mulut manis belaka.

Dalam era pemerintahan Jokowi, kental sekali terasa banyak dinamika politik. Terdapat banyak friksi-friksi antar elit politik. Banyak sekali hujatan dan makian terhadap kepemimpinan Jokowi. Buat saya pribadi, ini murni perbuatan para “sengkuni politik” yang tidak senang dengan tindak tanduk beliau. Mereka yang hidupnya terusik karena lahan korupsi semakin sempit, mereka yang tidak senang karena KPK terus menerus mengorek-ngorek kasus-kasus kerugian negara maupun mereka lawan politik yang selama ini berseberangan dengan Pakdhe Jokowi. Makin gaduh, makin tajam perlawanan politik, buat saya ini adalah tanda bangsa ini sudah berada di track yang benar. Memang benar dan sudah seharusnya kalau bangsa yang sedang di cuci bersih, yang sedang direstorasi dan dirombak pasti akan mengeluarkan banyak kotoran dan debu debu berbahaya karena banyak mengandung bakteri dan kuman di dalamnya. Makin keluar dan makin Nampak kotoran dan debunya, maka akan semakin mudah membedakan dan memisahkan mana yang bersih dan mana yang kotor serta membuangnya dengan mudah.

Berbeda sekali jika kita sudah terlalu lama hidup dengan lingkungan sekitar kita yang kotor dan penuh dengan debu serta kuman plus bakteri penyakit. Akan menjadi kebiasaan dan sifat kita untuk hidup asal gak peduli jika kita hidup kotor dan tidak berusaha menjaga kebersihan serta kesehatan. Itulah potret dan gambaran bangsa ini. Kita sudah terlalu lama hidup dan akrab dengan kotoran dan kuman bakteri disamping kita. Kuman dan penyakit sudah lama menjadi bagian dari hidup kita.  Kita sudah menikmati hidup tanpa peduli lagi hidup bersih dan hidup sehat. Presiden Jokowi adalah salah satu pendobrak tradisi hidup dalam “penyakit” bangsa saat ini. Makin dibersihkan maka sang kuman dan penyakit akan keluar dan akan berusaha mempertahankan bahkan menyerang balik.

Masih teringat dalam benak saya, kisah dimana KPK sangat gencar dilemahkan oleh DPR. Ada pansus angket KPK yang berusaha menjatuhkan KPK yang sudah banyak menjerat para anggota DPR. Kisah lain dimana Ahok dijatuhkan dari Gubernur dan dijebloskan ke penjara dengan segala macam cara. Semua peristiwa politik  ini pada akhirnya selalu dikait-kaitkan dan kadangkala memojokkan  nama Presiden Jokowi. Tentu saja hal ini menjadi pertaruhan besar buat sang Presiden. Namun semua usaha jahat, strategi politik hitam yang dipakai lawan politiknya untuk menjatuhkan sang Presiden secara perlahan-lahan, tetap bisa dipatahkan oleh Presiden “krempeng” kita. Perawakan boleh kecil dan tidak meyakinkan, tapi hangatnya hati nurani dan tangan dinginnya ternyata mampu mematahkan serangan-serangan jahat para “penjahat” politik. Buat saya pribadi, inilah orang yang benar dan lurus hatinya. Tuhan akan selalu menyertai orang baik seperti Pakdhe Jokowi. Tuhan akan selalu melindungi pemimpin yang benar.

Lalu apa yang saya sendiri rasakan selama 3 tahun pemerintahan Pakdhe Jokowi? Ada banyak hal istimewa yang telah terjadi saat ini. Satu hal yang paling istimewa yang saya dan keluarga rasakan adalah mengenai pemerataan  pembangunan di seluruh pelosok Indonesia. Mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara bahkan sampai ke bumi Cendrawasih Papua. Jokowi memang Pemimpin Hebat untuk Indonesia Hebat!

Salam JagoanInternet!

Beberapa artikel lain yang menjadi tambahan sumber referensi saya tentang birokrasi di era Jokowi adalah di : https://news.detik.com/kolom/2750103/reformasi-sistem-birokrasi-di-era-jokowi dan juga beberapa tulisan lainnya di kompasiana.com

 #JokowiUntukIndonesia #JagoanInternet

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *